eta story


HUT TNI yang ke 68.
Dilaksanakan di sekitar jl Pahlawan Simpang Lima Semarang, Sabtu  tanggal 05 Oktober 2013, gladi bersih hari Jumat sore. Upacara dilaksanakan pada pagi hari.
Tidak banyak info yang aku dapat, dikarenakan Sabtu pagi ada kuliah, jadi ketinggalan deh momennya. Ini foto-foto kita yang disuruh narsis oleh para TNI ..
rencana sih mau foto disampingnya, eh disuruh TNI'nya naik dan disuruh narsis pula ...
kita bukan diraziaaaaaa ... :D heheh
 with pochen, alias mbak eka, asli Tegal, cewe baik n cantik :) check it out ->

  with mami, alias mb orin, aliasnya lagi .. #sensor :D cewek baik dan manis :)
sekian,, thank you guys :) makasih buat kenangan manis ini, always missing you pochen n mami, sayang ga ada titudt :(
eta story


Kepercayaan itu seperti penghapus, ketika berbuat kesalahan, sama-sama akan semakin kecil.
 Sama halnya, kepercayaanku kepadamu,  ketika kamu berbuat kesalahan atau berbohong sedikitpun, untuk membangkitkan rasa kepercayaan itu butuh beberapa hal yang sangat memungkinkan untuk dipercayai lagi. Mempercayai seseorang itu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Dengan menatap mata, atau ucapan pun tidak ampuh untuk membangkitkan rasa kepercayaan itu. salah satu indikator yang mumpuni untuk mengembalikan rasa kepercayaan itu adalah “action” mu sendiri. Upayamulah yang dinilai apakah pantas untuk dipercayai kembali.
Jangan pernah membuat orang lain ragu, engkau tak pernah tahu hati seseorang yang sesungguhnya. Dan terkadang persepsi dari satu orang ke orang lainnya berbeda. Sama halnya sebuah perkara, yang kamu dengar dari orang lain yang bukan berkaitan dengan bahan omongan. Itulah salah satu penyebab adanya kesalah pahaman, karena kita sering  lebih suka menerka ucapan atau perkataan orang lain tanpa menanyakan secara langsung kepada orang yang berkaitan. Istilah lebih mudahnya yaitu mempercayai kabar burung. Padahal kita tahu bahwa burung hobi hinggap sana sini, tidak hanya satu tempat.
Jagalah kepercayaan yang telah ku beri, dan jangan pernah menerka sesuatu yang kamu dengar, kecuali dari sumbernya secara langsung.
eta story

be happy with me :)

terkadang saat rasa itu datang, 
tak jarang menepis kedatangannya..
terkadang saat rasa itu memberi kepercayaan,
tak jarang untuk ragu mempercayainya..
rasa itu alamiah,
sehingga sang tuan tak dapat menolak, 
dan apakah berhak untuk ragu?
hanya Dialah yang memiliki kuasa untuk membolak-balikan hati..
rasa itu telah datang kembali, 
dan sang nona pemilik hati, 
belum siap untuk menjaga hati..
mungkin belum waktunya untuk memperjelas rasa ini,,,
atau ketakutan yang menguasai?
rasa ini indah,
akan semakin anggun apabila pandai menyikapinya,
untuk saat ini, ku tautkan rasa ini hanya kepadaMu,
yang tak pernah mengkhianati, mengkecewakan, mendustai, dan yang haqiqi,,
atas ijinMu ya robb, tentunya...
virus merah jambu,walau sudah menepis saat dini ketika virus itu muncul,.
namun, virus itu dengan cepat menggerogoti hati,
dan tiap insan memiliki hati,
yang sangat disayangkan, ketika virus itu menyebabkan penyakit hati,
siap-siap menjaga hati, 
dan hati-hati terhadap hati :)
Robb, teguhkanlah hati ku ini yang sering melemah,,

eta story


“Klasik Belum Tahu Malu”
Kisah klasik semasa kita tidak mengerti,
Perempuan bersikap seperti lelaki,
Dan lelaki calm, seperti perempuan,
Ketika itu kau sangat patuh,
Patuh sekali, terkadang ku merasa kau bukan lelaki,
Apa karna dipandanganku,
Seorang lelaki itu harus gahar?
Lelaki itu harus maco?
Lelaki itu harus bicara dengan keras?
Lelaki itu harus menuruti apa keinginan wanita?
Lelaki itu harus “galak”?
Apakah kau mau menuruti keinginanku?
Mencium bau ketiakku?
Memakai rok bawahku dan bandanaku?
Memakaikan kaus kakiku yang bau?
Mengikatkan tali sepatuku?
Kawan, kau lelaki,
Apa harus kau mengalah denganku?
Ketika ku tinju bahumu yang kekar?
Ketika ku sepak kakimu ketika kau malas?
Ketika ku jambak cambangmu,
Yang hanya kepanjangan setengah centi?
Kenapa kau diam?
Kau bisa bicara dengan lantang!
Menyusuri jalan gelap pun kau tergesa,
Nikmati kegelapan, biar kau jua merasa,
Rantai lepas saat bersepedapun kau panik,
Masih banyak cara untuk memperbaiki,
Bisa ambil rotan, daun,
Kalau kau jijik dengan rantai yang berlumer oli,
Kau lelaki, segan sekali mengotori tanganmu,
Banyak air di negri kita,
Kalau susahpun, ku hantar kau ke sungai,
Kau jijik dengan air sungai?
Tapi kau hobi makan ikan,
Ku kejar layangan, dan kau?
Kau hanya meneriakiku,
Semangat, semangat,
Aku wanita kau lelaki,
Tak ada niat sedikitpun kau menggantikan posisiku?
Kau lari dan ku teriak?
Tidak, itu tidak terjadi pada kita,
Tapi kawan,
Kau seorang lelaki,
Itu mungkin bentuk perngorbananmu,
Atau kau takut denganku?
Salut untuk dirimu kawan,
Seorang lelaki tak wajib untuk berbicara keras terhadap wanita,
Seorang lelaki tak wajib untuk menampakkan kegaharannya,
Setidaknya, kau sudah memahamiku,
Memahami inginku,
Tentunya, semasa kita masih belum punya malu :)

#hanya untaian kata, 4 Juni 2013